Pertanian (Sawah) Desa Namang mempunyai luas yaitu 53 Ha, yang menghasilkan beras 4-5 ton/hektar dengan jenis padi Ciherang yang tahan terhadap bakteri hama daun (HDB) Strain 3 dan 4. Sawah di Desa Namang dikelola oleh para petani setempat dengan metode pertanian tradisional yang dikombinasikan dengan teknik-teknik modern untuk meningkatkan hasil panen. Sistem irigasi yang baik memastikan pasokan air yang memadai bagi tanaman padi, sehingga menghasilkan beras berkualitas tinggi.
Selain sebagai sumber pangan utama, lahan sawah di Desa Namang juga menjadi daya tarik wisata edukasi. Pengunjung dapat melihat langsung proses bercocok tanam padi, mulai dari persiapan lahan, penanaman, hingga panen. Hal ini memberikan pengalaman langsung tentang kehidupan dan kearifan lokal petani di desa, serta memperkenalkan pentingnya ketahanan pangan. Dengan dukungan dari berbagai pihak, pertanian sawah di Desa Namang diharapkan dapat terus berkembang dan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.